<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ingredients of life</title>
	<atom:link href="http://ioflife.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ioflife.wordpress.com</link>
	<description>All about my ingredients life, sometime need salt, sugar and little pepper.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2009 11:35:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ioflife.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ingredients of life</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ioflife.wordpress.com/osd.xml" title="Ingredients of life" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ioflife.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bursa Kue Subuh Senen</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/bursa-kue-subuh-senen/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/bursa-kue-subuh-senen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 11:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Explore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi dari Pasar senen, kalau kamaren cerita ubek-ubek buku bekas dan Ice cream Baltic, sekarang ubek-ubek cari kue di subuh buta. Pasar Senen memang benar-benar tempat memuaskan nafsu buat orang yang doyan makan, selain nasi kapau nya yang terkenal, &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/bursa-kue-subuh-senen/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=39&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi dari Pasar senen, kalau kamaren cerita ubek-ubek buku bekas dan Ice cream Baltic, sekarang ubek-ubek cari kue di subuh buta. Pasar Senen memang benar-benar tempat memuaskan nafsu buat orang yang doyan makan, selain nasi kapau nya yang terkenal, Mie ayam dan nasi tim di tengah pasar, untuk makanan kecil nya pun bisa di dapatkan di Bursa kue subuh Senen. Di sana lah subuh-subuh di hari Sabtu kemaren gue bareng temen gue datang, temen gue yang hobby poto niat nya hunting foto, sedang kan gue yang hobby makan ya hunting kue hehehe.</p>
<p>Jalanan masih sangat lengang, tapi kesibukan dan hiruk pikuk pasar sudah terlihat, Pasar yang mulai beroprasi mulai pukul 23:00 &#8211; 07 WIB ini memang selalu ramai akan pengunjung dan pada hari raya Idul Fitri atau natal jumlah pengunjung bisa melonjak 2 kali lipat. Pengunjung mulai dari pembeli eceran hinggal para pedangang kue yang akan menjual kembali kue-kue tersebut. Para pedangang disini mengaku pembeli tidak hanya datang dari kota Jakarta saja, tetapi juga dari Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok.</p>
<p>Lapak-lapak yang rapih dengan tampilan kue-kue yang menarik memudahkan pembeli untuk memilih, ada kue yang di jual per potong, per loyang, per toples dan pertampa. Untuk kue yang di dalam tampa di sebut tampa hias, karena kue-kue yang cantik di susun di dalam tanpa dan di bungkus dengan pelastik bening yang bermotif sehingga tampilannya sangat cantik, cocok di bawa ke acara-acara keluarga atau untuk hantara ke rumah calon mertua. Untuk kue yang akan di susun ke dalam tampa kita bisa memilih sendiri kue mana yang kita mau.</p>
<p>Biasanya para pedangang akan menyapa kita dan mempersilahkan kita untuk mencicipi kue-kue yang di jual sebelum kita membeli. Banyak sekali jenis kue yang di tawarkan di sini. Pilihan relatif lengkap. Kue-kue kecil seperti Lemper, nagasari, kueku, bugis, dadar gulung, putu ayu, bolu kukus, kue talam, kue tape, dan kue lapis kanji, bika ambon, pastel, tahu isi, risoles, pastel, kue soes, lapis legit, lapis surabaya, Roti abon, Black Forest, kue-kue besar seperti Cake Ulang tahun lengkap dengan hiasan-hiasanya. Kue kering toples seperti kastangle, nastar, lidah kucing, kacang atom.</p>
<p>Harga yang di tawarkan di jamin terjangkau oleh pengunjung, untuk satu potong kue-kue kecil biasanya harga berkisar antara 500 &#8211; 800 rupiah, untuk kue cake Ulang tahun harga nya cukup 50 &#8211; 100 ribu Rupiah, dan untuk kue kering harga 15 &#8211; 25 ribu per toples. Sambil mencicipi kue-kue kita bisa menyaksikan hiruk pikuk suasana pasar tradisional Jakarta.</p>
<p>Bursa Kue Subuh Senen yang mulai ber operasi sejak tahun tujuh puluhan ini merupakan realisasi dari pemerintah daerah Jakarta untuk menertibkan pedagang kaki lima yang sebelumnya berpencar tidak teratur, dan upaya ini cukup berhasil. Setelah pukul tujuh pagi lokasi pasar ini akan bermetamorfosis menjadi pusat penjaja kain. Jadi jika ingin berkungjung ke pasar kue ini sebaiknya di lakukan di subuh hari. Untuk pengunjung yang mengendarai mobil atau motor jangan kuatir, pengelola pasar senen menyediakan fasilitas parkir untuk kendaraan. Jadi gimana ? apakah tertarik berkunjung ke pasar ini ??</p>
<p>Jakarta, 27 Desember 2005</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=39&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/bursa-kue-subuh-senen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BOSCHA</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/boscha/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/boscha/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 11:31:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Explore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Review ini salah satu oleh-oleh dari jalan-jalan saya dan 3 temen gue ke Bandung weekend kemarin.Abis makan kenyang di Mak Uneh, perjalanan dilanjutkan ke Observatorium Bosscha di Lembang, 15 Km utara kota Bandung. Observatorium Bosscha adalah pusat penelitian dan pengembangan &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/boscha/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=36&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Review ini salah satu oleh-oleh dari jalan-jalan saya dan 3 temen gue ke Bandung weekend kemarin.Abis makan kenyang di Mak Uneh, perjalanan dilanjutkan ke Observatorium Bosscha di Lembang, 15 Km utara kota Bandung. Observatorium Bosscha adalah pusat penelitian dan pengembangan ilmu Astronomi di Indonesia. Ceritanya saya dan 3 orang temen gue mau bermain-main dengan bulan dan bintang-bintang malam ini.</p>
<p>Udara yang sejuk dengan pemandangan perbukitan yang indah menemani perjalanan kami ke Bosscha, dikanan kiri jalan lambaian bendera merah putih berkibar-kibar menyambut HUT RI, ditambah alunan suara lembut Damien Rice dari CD membuat sore itu jadi sempurna.</p>
<p>Setelah menempuh perjalanan selama satu jam, akhirnya sampai juga di Observatorium Bosscha, komplek Observatorium Bosscha ini menempati sebuah area perbukitan seluas 6 Ha yang mempunyai udara yang sangat sejuk dengan pemandangan lepas kesegala arah, kalau malam hari terlihat kerlipan lampu-lampu yang berasal dari kota Bandung, mata bena-benar dimanjakan dengan pemandangan ini.</p>
<p>Dalam acara tour mengintip bintang ini, saya bergabung dengan rombongan lainnya yang waktu itu berjumlah kurang lebih 50 orang. Ada tiga teropong yang diperlihatkan kepada rombongan tour. Teropong pertama yang kami gunakan adalah teleskop Unitorn, dengan dibantu oleh mahasiswa2 jurusan Astronomi ITB, kami bisa melihat bulan dengan sangat jelasnya. Walaupun seperangkat teleskop-teleskop buatan jerman itu sudah keliatan uzur, tapi cukup terawat dengan baik. Saya bisa liat bulan sejelas-jelasnya, sebuah pemandangan yang sangat mengagumkan.</p>
<p>Tour ini dimulai pukul Lima sore, langit masih terang, bintang-bintang belum keliatan sinarnya, yang sudah keliatan adalah bulan, jadi untuk awalnya kita ngintip bulan dulu. Teropong kedua yang diperlihatkan adalah Teleskop Banberg, sayangnya tiba-tiba langit berubah menjadi berawan, jadi kita gak bisa liat bulan dari teleskop ini. Kedua Teleskop ini berada di sebuah bangunan yang berbeda, dan masing-masing bangunan ini mempunyai atap yang bisa dibuka tutup.</p>
<p>Langit sudah gelap waktu rombongan menuju rumah teropong Zeiis besar, inilah teropong pertama sumbangan dari Mr. Bosccha pada Tahun 1920. Teleskop Zeiss ini berada didalam sebuah bangunan unik berbentuk huruf O dengan atap berkubah dengan sebuah jendela yang dapat dibuka selebar kurang lebih 3 cm saja, dan kubah ini dapat diputar keseluruh penjuru arah guna kepentingan peneropongan. Kalau diliat pada malam hari, pancaran lampu yang sangan terang memantul dari jendela kubah yang terbuka, ditambah serakan bintang-bintang di langit, menjadikan bangunan ini keliatan cantik sekali, gak salah Mira lesmana memilih tempat ini untuk shooting film Sherina. Dan mungkin karena teleskop ini umurnya sudah sangan tua, jadi public gak bisa menggunakan teleskop ini, cuman bisa liat sosok teropong dan cara kerja dari teleskop secara umum saja.</p>
<p>Session berikutnya rombongan diajak kesebuah bangunan mungil, saking mungilnya gue jadi merasa masuk kedalam rumah 7 kurcaci dicerita putri salju. Bagian dalam bangunan mungil ini keliatan seperti ruang kuliah, ternyata benar, kita mau di &#8220;kuliahin&#8221;. Disini rombongan diterangkan tentang tata surya, diterangkan sebenarnya apa sih bintang itu, proses terjadinya bintang, sampai hancurnya bintang yang dikenal dengan sebuatan Supernova, Sampai rasi-rasi bintang seperti rasi bintang aries dan rasi bintang Scorpio, yang nantinya bisa dilihat dengan menggunakan teleskop Union. Mungkin karena petugasnya pinter cara menyampaikan cerita, rombongan seperti diajak terbang ke angkasa untuk bermain-main dengan benda-benda langit itu, ditambang dengan gambar-gambar ruang angkasa di slide, waktu setangah jam yang diberikan jadi gak terasa.</p>
<p>Rombongan kembali ke Teleskop Union, ceritanya kami mau liat rasi-rasi bintang yang di jelaskan tadi, tapi sayang banget langit berubah berawan lagi, jadi bintang-bintang cantik itu gak bisa diliat, tunggu punya tunggu langit gak berbah cerah juga, waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, batas waktu kunjungan berakhir.</p>
<p>Ada sedikit perasaan kecewa karena gak bisa liat rasi-rasi bintang itu, tapi gue gak nyesal, dengan pengalaman gue diatas tadi, gue seperti diajak &#8220;ngintip&#8221; salah satu karya sang pencipta, dan merasakan juga kebesaran Tuhan. Besok malamnya, menemani saya balik ke Jakarta, dari balik kaca mobil, saya liat bulan dan bintang begitu cerahnya, seolah-olah mengundang sayauntuk datang lagi</p>
<p>Jakarta, 15 Agustus 2005</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=36&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/boscha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sang Alkemis</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/sang-alkemis/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/sang-alkemis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 11:25:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Judul : Sang Alkemis Pengarang : Paulo Coelho Penerbit : Alvabet Halaman : 179 Selama kita hidup di dunia ini apakah kita benar-benar sudah mengetahui siapa diri kita sebenar nya ? untuk apa kita hidup ? dan apakah kita sudah &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/sang-alkemis/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=34&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul : Sang Alkemis<br />
Pengarang : Paulo Coelho<br />
Penerbit : Alvabet Halaman : 179</p>
<p>Selama kita hidup di dunia ini apakah kita benar-benar sudah mengetahui siapa diri kita sebenar nya ? untuk apa kita hidup ? dan apakah kita sudah menjalankan hidup ini sesuai dengan takdir dan impian kita ?? semua pertanyaan-pertanyaan itu lah yang coba di paparkan oleh Paulo Coleo dalam buku nya yang berjudul Alkamis ini. Dengan mengukuti petualangan seorang anak gembala, kita di ajak untuk mencoba menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tadi.</p>
<p>Anak Laki-laki itu bernama Santiago, seorang gembala yang berasal dari Spanyol. Pada mula nya Santiago adalah seorang anak yang diharapakan oleh keluarganya untuk menjadi pastor, maka di usia 16 tahun ia masuk Seminori, akan tetapi sejak masih kanak-kanak Santiago ingin mengetahui tentang dunia, dan baginya ini lebih penting dari pada mengenal Tuhan dan mempelajari dosa-dosa manusia, dan akhirnya ia memberanikan diri mengatakan pada ayahnya bahwa ia tidak ingin menjadi pastor, dia ingin berkelana mengunjungi pelosok dunia, menurut Santiago profesi yang cocok untuk menunjang cita-cita nya tersebut adalah dengan menjadi gembala, karena dengan menjadi gembala dia dapat berkunjung ke pelosok-pelosok negri mencari tanah lapang untuk mengembalakan domba-domba nya. Santiago berpikir yang membuat hidup ini menarik adalah dengan mewujudkan impian menjadi kenyataan. Maka, dimulai lah langkah pertama si anak laki-laki ini untuk mewujudkan mimpinya.</p>
<p>Menjadi gembala, bergaul dengan domba-domba, padang rumput, angin kecang, bintang-bintang, semua memberi pengalaman dan pelajaran menarik bagi Santiago, sampai akhirnya sebuah mimpi akan harta karun nya membawa si anak menyebrang ke Afrika. Takdir adalah apa yang selalu ingin kau capai dan saat engkau mengingikan sesuatu seluruh jagad raya bersatu untuk meraihnya&#8230;sebuah nasehat yang di terima oleh Santiago dari seorang lelaki tua ketika Santiago ragu akan mimpi nya.</p>
<p>Selain kaya akan kata-kata bijaksana, buku ini juga mengajak kita untuk berkenalan dengan kebudayaan Afrika, kebudayaan arab dan serunya berpetualang di padang pasir. wanita-wanita bercadar, para lelaki yang saling bergandengan tangan saat berjalan, Imam-imam yang memanjat ke puncak-puncak menara lalu melantunkan doa dan orang-orang berlutut dan menyentuhkan dahi ke tanah, desa-desa kecil di padang pasir, peperangan antar suku, Semua memberi pelajaran tentang bahasa dunia.</p>
<p>Perjalanan si anak untuk mengejar mimpi mempertemukan dia dengan orang-orang yang membawa kisah dalam kehidupannya, termasuk dengan Fatima si gadis gurun di cintai nya. Takdir juga yang mempertemukan Santiago dengan sang Alkemis, Para Alkemis adalah seseorang yang bijaksana dan memiliki kekuatan luar biasa yang berasal dari arab arab yang di percaya berumur 200 tahun, dengan sang Alkamis inilah Santiago banyak belajar tentang kehidupan. Mengapa kita harus mendengarkan suara hati kita ? tanya si anak kepada sang Alkemis, Sebab di mana hatimu berada, di situlah hartamu berada. Salah satu nasehat dari Sang Alkemis. Keteguhan hati, keyakinan hidup, Sampai akhirnya sang anak menemukan harta karun nya.</p>
<p>Sebuah Kisah sederhana yang indah yang dapat menjadi inspirasi buat pembacanya.</p>
<p>Jakarta,27 February 2006</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=34&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/sang-alkemis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cap Go Meh</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/cap-go-meh/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/cap-go-meh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 11:20:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Explore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Cap Go Meh merupakan hari ke-15 atau hari terakhir dari masa perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa, Saat itu juga merupakan bulan penuh pertama dalam Tahun Baru Cina. Menurut tradisi yang sudah turun temurun, perayaan ini dirayakan dengan berbagai kegiatan. Setiap &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/cap-go-meh/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=32&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cap Go Meh merupakan hari ke-15 atau hari terakhir dari masa perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa, Saat itu juga merupakan bulan penuh pertama dalam Tahun Baru Cina. Menurut tradisi yang sudah turun temurun, perayaan ini dirayakan dengan berbagai kegiatan.</p>
<p>Setiap negara mempunyai tradisi sendiri-sendiri untuk merayakan Cap Go Meh , di Taiwan ia dirayakan sebagai Festival Lampion, Di Malaysia ia dikenal sebagai hari Valentine Tionghoa, biasanya wanita-wanita yang belum menikah berkumpul bersama dan melemparkan jeruk ke dalam laut. Dan di Indonesia sendiri hari raya Cap Go Meh ditandai dengan perayaan ritual berupa arak-arakan atau prosesi gotong toapekong ke luar vihara.</p>
<p>Untuk tahun ini Cap Go Meh jatuh pada hari Minggu, 12 February 2006. Puncak acara Cap Go Meh di rayakan dalam bentuk Pawai Budaya dengan Lokasi di Glodok, Kota &#8211; Jakarta. Dan di sanalah gue berada hari minggu kemarin, di tengah udara kota Jakarta yang sangat terik, gue ikut bergabung dengan para penonton lain nya.</p>
<p>Acara di mulai pukul 2 siang, Arak-arakan Barongsai, Toa PeKong dan Kesenian Tionghoa lainnya berangkat dari Vihara Dharma Jaya &#8211; TOA SE BIO menuju Museum Fatahillah. Di museum Fatahilah sudah berkumpul peserta pawai lain nya, Tanjidor, Lenong Betawi, Atraksi Drumband &amp; Rebana, Parade Kendaraan Hias, Pawai Delman, Ondel-ondel &amp; Barong Bali, Reok Ponorogo, Sisingaan &amp; Jangkungan. Setalah semua berkumpul di Taman Fatahilah, dengan di lepas oleh Bapak Wakil kota arak-arak an Pawai Budaya ini di mulai, Rute yang akan dilalui adalah : Taman Fatahila &#8211; Jl. Pos &#8211; Stasiun Kota &#8211; Jl. Pintu Besar Selatan &#8211; Jl. Hayam Wuruk &#8211; Berputar di Olimo &#8211; Jl. Gajah Mada &#8211; Jl. Pancoran Glodok- Jl. Toko Tiga &#8211; Vihara Toa Se Bio.</p>
<p>Masyarakat sekitar sangat antusias, sepanjang jalan yang di lalui arak-arakan sangat padat di penuhi penonton. Satu-persatu peserta pawai mempertontonkan atraksi nya, Barongsai yang beranaka warna meliuk-liuk lincah, atau berkedip genit waktu orang-orang memberi angpau ke dalam mulut nya, pukulan gendang yang di pukul oleh beberapa orang ber badan gempal menambah semarak nya suasana. Tampak Beberapa penganut kong huchu menghanturkan sembah bagi para dewa-dewa yang di arak dalam rombongan, berharap mendapat berkah dari para dewa agar kehidupan di tahun ini bahagia. Tidak lupa pula atraksi tanjidor, reog, kesenian tradisional yang ikut memeriahkan puncak perayaan Cap Go Meh.</p>
<p>Gak terasa sore menjelang, arak-arakan sudah kembali lagi ke vihara Toa Se Bio, para penonton bubar dengan teratur. Semua keramaian tadi menyisakan perasaan di hati bahwa toleransi antar agama dan budaya telah terjadi, saling menghormati budaya, tradisi dan kepercayaan masing-masing. ternyata Berbeda itu Indah.</p>
<p>Jakarta, 13 February 2006</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=32&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/cap-go-meh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berburu Bebek</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/berburu-bebek/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/berburu-bebek/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 11:13:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Explore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Obrolah tentang  kelezatan daging bebek (khusus nya bebek goreng )di milis Jalansutra tidak ada habis-habis nya, selalu datang silih berganti. Hal ini menunjukan bahwa bebek goreng memang mempunyai banyak penggemar. Tekstur daging nya yang khas dan rasanya yang lebih legit &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/berburu-bebek/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=29&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Obrolah tentang  kelezatan daging bebek (khusus nya bebek goreng )di milis Jalansutra tidak ada habis-habis nya, selalu datang silih berganti. Hal ini menunjukan bahwa bebek goreng memang mempunyai banyak penggemar. Tekstur daging nya yang khas dan rasanya yang lebih legit dibandingkan daging ayam menjadikan unggas ini membutuh kan keahlian khusus untuk memasaknya menjadi sempurna..</p>
<p>Buat saya sendiri yang berasal dari Sumatra awal nya tidak terlalu akrab dengan bebek goreng, setau saya masakan Sumatra barat yang terkenal dengan masak bebek nya cuman bebek lado hijau, Selain itu bebek goreng yang saya temui di banyak tempat makan juga tidak ada yang menggugah selera saya, kalau gak keras yah amis. Jadi saya jarang banget memilih menu bebek dalam makanan saya.</p>
<p>Sampai pada suatu waktu dimana saya di perkenalkan oleh milis ini dengan rumah makan di kawasan Matraman yang mengkhususkan dirinya sebagai penjual bebek goreng khas Surabaya. Nama rumah makan nya bebek goreng kayu tangan cabang Surabaya. Daging bebek nya yang lembut, rasa gurih nya yang pas, di tambah dengan cocolan sambal yang pedas, nikmat berpadu dengan nasi hangat pulen  dan taburan kremesnya yang melimpah menjadikan saya jatuh cinta dan tergila-gila dengan bebek goreng kayu tangan ini. Saya langsung merekomendasikan keberadaan rumah makan ini ke teman-teman saya yang juga penggemar bebek goreng, dan seperti dugaan saya banyak teman-teman saya yang juga langsung jatuh cinta, bahkan ada seorang teman yang berkantor di kawasan pulo gadung sering bela-belain makan siang ke matraman dengan teman-teman kantor nya hanya untuk merasakan lagi kelegitan bebek goreng ini.</p>
<p>Tapi sayang sangat di sayangkan, kemesraan saya dengan Bebek kayu tangan ini hanya seumur jagung. Beberapa bulan yang lalu rumah makan ini tutup. Menurut informasi dari salah seorang Jser yang juga berduka dengan kepergian bebek goreng kayu tangan ini sampai mau bela-belain menelpun langsung ke Surabaya, katanya rumah makannya tutup karena omset penjualan untuk wilayah Jakarta menurun drastis karena isu flu burung, sehingga rumah makan kayu tangan cabang Jakarta harus dipindhakan ke siduarjo. Aduuhhhhhhhhh sedih nya hati ini, yah mbok pindah nya jangan ke siduarjo gitu, nanti kalo kena Lumpur gimana ? yang deket sama jakarta aja gitu, biar gampang di samperin, lagian di Siduarjo gak ada isu flu burung apa ?? saya sangat-sangat kehilangan bebek goreng kayu tangan ini.</p>
<p>Sejak kepergian bebek kayu tangan di mulailah perburuan saya terhadap bebek goreng, di mulai dari  sekitaran kosan saya di Jalan Saharjo, terus kedaerah sabang sampai ke daerah kebon jeruk yang nama nya bebek goreng Yogi yang katanya enak, tapi setelah saya coba rasanya kok kurang maknyus ya ?? daging nya masih alot dan sambalnya terasa sedikit asin. Meskipun saya salut juga sih dengan pemilik bebek goreng Yogi dengan inovasi menu bebek nya yang beraneka, ada bebek bakar,bebek rica-rica,asam manis,bebek cabe hijau dll. Tapi yah itu, menurut selera saya bebek kayu tangan masih lebih baek.</p>
<p>Perburuan di lebarkan kedaerah Tebet, sampai tadi malam saya menemukan rumah makan dengan judul besar di depan nya Bebek goreng khas surabaya, nama rumah makan nya Lare’s, saya sudah berharap kalau bebek goreng nya enak tapi ternyata bebek nya keraas sangat keras, saya seperti sedang berantem dengan bebek itu waktu makan nya, untung nya sambel nya enaks. Yaaahh gagal lagi deh menemukan bebek goreng enak. Perburuan saya dilaen waktu akan di lanjutkan kedaerah Blok A yang katanya disana ada bebek goreng enak. Mau nya sih bisa masak sendiri yah bebek goreng enak itu, ada yang tau rahasia membuat bebek goreng yang empuk dan enak ???</p>
<p>Jakarta, 20 February 2008</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=29&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/berburu-bebek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Langit Malam</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/langit-malam/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/langit-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 11:09:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Note]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Saya suka melihat arakan bintang yang menggantung di langit malam. Sayang sekali bintang-bintang malas bermain di langit Jakarta. Kadang saya rindu melihat nya. Malam yang cerah,  pantai senggigi, pusir putih yang hangat, saya berbaring memandang langit malam dengan jutaan bintang &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/langit-malam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=26&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Saya suka melihat arakan bintang yang menggantung di langit malam. Sayang sekali bintang-bintang malas bermain di langit Jakarta. Kadang saya rindu melihat nya. Malam yang cerah,  pantai senggigi, pusir putih yang hangat, saya berbaring memandang langit malam dengan jutaan bintang menggantung, saya seperti terbang bersama nya.</p>
<p>Saya suka melihat bulan di langit malam, hangat sinarnya terselip di hati. Subuh menjelang, perjalanan di pantai selatan pulau Jawa, dalam kantuk saya melihat dia menghilang perlahan di balik tatakan awan, menyisakan rindu yang tertinggal pada senyuman sang purnama.</p>
<p>Terimakasih buat kamu yang telah memberi bahagia dengan cara sederhana, semalam memandang purnama.</p>
<p>Jakarta, 5 maret 2007</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=26&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/langit-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nagari Kapau</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/nagari-kapau/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/nagari-kapau/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 11:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Explore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Waktu jalan-jalan ke Sumbar kemaren saya melewati suatu daerah yang bernama nagari kapau di kota bukit tinggi, nagari itu kalo gak salah sama dengan desa, dari desa inilah masakan kapau yang terkenal seantero dunia itu berasal. Bagaimana kisah nya desa &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/nagari-kapau/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=24&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu jalan-jalan ke Sumbar kemaren saya melewati suatu daerah yang bernama nagari kapau di kota bukit tinggi, nagari itu kalo gak salah sama dengan desa, dari desa inilah masakan kapau yang terkenal seantero dunia itu berasal. Bagaimana kisah nya desa kapau ini bisa terkenal sekali namanya ?? menurut al kisah di tanah sumbar ada sebuah tradisi namanya hari pakan, pakan itu adalah pasar, setiap hari pakan-pakan itu berpindah dari satu daerah ke daerah laen di sumatra barat. Misal hari sabtu hari pakan buat daerah A hari minggu hari pakan buat daerah B, bergilir setiap harinya di setiap daerah.</p>
<p>Di hari pakan ini berkumpul para penjual dari semua daerah dengan ciri khas nya tertentu, misalnya penjual dari batusangkar terkenal dengan lamang tapai nya, nah dari nagari kapau ini terkenal dengan kelezatan masakannya, menjadi sebuah kewajiban buat pengunjung pakan untuk mencicipi nasi kapau ini terlebih dahulu setelah lelah berbelanja. Karena itu lah masakan dari nagari kapau ini menjadi populer.</p>
<p>Masakan khas kapau ini biasanya lebih spicy dibandingkan masakan padang biasanya, dengan rasa bumbu yang khas, dan ciri khas nya ada gulai anyang nya. Untuk sayurannya juga lebih beragam ada kol, kacang panjang, nangka dan kalau kapau yang asli nya ada potongan daun bawang nya yang di potong memanjang. Untuk masakan lainnya mungkin hampir sama dengan masakan padang laennya, ada tunjang, kikil, gajeboh, rendang dengan campuran kentang atau singkong, cuman beda di rasa kuah nya aja. Dan ciri khas nya lagi biasanya penjual nasi kapau di pakan-pakan itu menggunakan sendok panjang  yang terbuat dari batok kelapa. Mungkin karena kelezatan masakan dari nagari kapau ini banyak rumah makan padang sekarang ini yang mengaku-ngaku dirinya menjual masakan kapau padahal rasanya gak kapau banget, jadi rancu deh.</p>
<p>Tapi aneh nya, waktu gue mengunjungi nagari kapau ini, gue gak menemukan satu pun rumah makan kapau disana. yang gue temukan adalah Sebuah desa yang sangat cantik, sejauh mata memandang yang kita lihat adalah hamparan padi yang menghijau dan dari kejauhan tampak atap bagonjong yang tampak seperti berkejar-kejaran tingginya dengan pohon kelapa. Cantik.</p>
<p>Jakarta,23 April 2007</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=24&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/nagari-kapau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nonton Teater Yoook</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/nonton-teater-yoook/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/nonton-teater-yoook/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 11:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Note]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Oleh-oleh dari Pentas teater Nyai Ontosoroh di Graha Bhakti Budaya TIM Jakarta tadi malem. Pementasan Teater Nyai Ontosoroh adalah sebuah cerita yang di adaptasi dari novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Untuk mengetahui cerita lengkapnya silahkan membaca Novel tersebut. Mungkin &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/nonton-teater-yoook/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=22&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh-oleh dari Pentas teater Nyai Ontosoroh di Graha Bhakti Budaya TIM Jakarta tadi malem.</em></p>
<p>Pementasan Teater Nyai Ontosoroh adalah sebuah cerita yang di adaptasi dari novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Untuk mengetahui cerita lengkapnya silahkan membaca Novel tersebut. Mungkin pengharapan saya terlalu tinggi untuk pementasan Si Nyai ini, saya jadi kecewa waktu melihat akting para pemaennya, tidak sesuai dengan gambaran saya,oke deh Happy Salma udah cukup bagus memerankan si Nyai walau belom bisa kasih nilai A, untuk lighting juga kurang, saya gak bisa melihat dengan jelas wajah-wajah para pemain entah apa yang salah tapi kalau nonton teater Koma gak gitu deh, begitu juga sound system nya, tapi untung dialog nya bagus,cerdas  jadi gak bosen sampai akhir pertunjukan,secaranya udah miskin musik. Begitu pendapat saya tentang pementasan Nyai Ontosoroh semalam.</p>
<p>Sekarang mau cerita soal penonton nya, Beberapa kali nonton pementasan teater di Jakarta gue jadi afal sama kebanyakan adat istiadat sebagian penonton.</p>
<p><strong>Telat.<br />
</strong>Pertunjukan teater biasanya di mulai dengan pemukulan gong sebagai pemberitahuan jika pertunjukan akan segera di mulai, seharus nya para calon penonton harus sudah bersiap-siap untuk memasuki ruangan pertunjukan dan mencari nomor bangku yang sudah di pesan. Kemudian di susul dengan Gong ke dua dan beberapa saat kemudian gong ke tiga berbunyi menandakan pertunjukan sudah di mulai. Tapi yah namanya orang kite, mau gong bunyi sampe sepuluh kali juga tetep aja ada yang telat, ganggu banget gitu lho, apalagi kalo si telat itu duduk nya di pojok sedangkan kita di bangku deket gang,selaen ngalangin kita nonton, membuyarkan konsentrasi, sinar senter panitia bikin silau mata dan juga bangku-bangku di TIM itu kan sempit, jadi repoott. Harusnya neh, kalo gue liat di pilem-pilem luar yah kalo situ mau nonton teater tapi ketelatan ya udah terima nasib deh nunggu sampe seasion berikut nya, salah ndiri telat, kalo emang niat maunonton yah dateng lebih cepet dong secaranya Jakarta itu kan macet dimana-mana.</p>
<p><strong>Handphone</strong><br />
Sebelum pertunjukan di mulai biasanya di umumin peraturan sama si mbak MC, salah satu peraturannya adalah harap mematikan handphone atau di buat silent. Tapi oh tetapi tetep aja terdengar dering hp selama pertunjukan berlangsung, gak tau kelupaan atau emang sengaja gak matiin HP pamer ring tone nya bagus. Sering juga ada yang smsan dengan asyiknya, secaranya HP skrg kan udah keren-keren tuh (kecuali hp gue) sinar dari layar hp nya itu: silaaau meeen. Pernah nih dalam satu pertunjukan teater yang gue tonton,pas kita lagi konsentrasi penuh ke panggung tiba-tiba kedengeran suara hp dan dengan suara keras si bapak yang hp nya bunyi treak : Halooo..bla..bla&#8230;blaa. Langsung di teriakin penonton satu gedung, heran deh dari penampilannya sih keliatan tuh si Bapak orang yang beradab.</p>
<p><strong>Makan dan Minum<br />
</strong>Peraturan berikutnya adalah tidak membawa makanan dan minuman ke dalam gedung pertunjukan apalagi makan dan minum selama pertunjukan. Teteeeeup ada juga yang membawa bekal berupa cemilan-cemilan dan minuman. Paling ganggu kalau lagi asik2 nonton tiba-tiba terdengar bunyi kresek-kresek dari kantong makanan yang di buka dan suara kriuk-kriuk kalo cemilannya itu berupa kripik2an, nonton teater itu kan suasana nya tenang banget jadi ada bunyi aneh-aneh dikit yah pasti kedengeran jelas. Yang paling kocak pernah kejadian penonton di sebelah saya membawa termos yang berisi kopi, dengan asyik nya dia menuangkan kopi nya itu dan terciumlah semerbak wangi kopi dan dengan nikmatnya dia menyeruput kopi nya itu, selaen membuyarkan konsentrasi karena wangi kopi nya gue juga jadi ngiler pengen kopinya juga.</p>
<p>Melihat kondisi di atas gue jadi penasaran pengen tau gimana sih suasana nonton teater di kota-kota laen atau di negara laen ?? apa kurang lebih sama ?? ada yang bisa sharing ??</p>
<p>Jakarta, 15 Agustus 2007</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=22&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/nonton-teater-yoook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebun Impian Ala Jamie Oliver</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/kebun-impian-ala-jamie-oliver/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/kebun-impian-ala-jamie-oliver/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 10:56:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Note]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Pagi-pagi udah di curhatin sama asisten di rumah “ Ampun deh, harga barang di pasar gak kira-kira naek nya, masa sayur bayem seiket kecil aja dua ribu, dulu mah seribu perak udah dapet seiket gede. Sekarang bawang merah sekilo tiga belas &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/kebun-impian-ala-jamie-oliver/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=19&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi-pagi udah di curhatin sama asisten di rumah “ Ampun deh, harga barang di pasar gak kira-kira naek nya, masa sayur bayem seiket kecil aja dua ribu, dulu mah seribu perak udah dapet seiket gede. Sekarang bawang merah sekilo tiga belas rebu, kalo beli ketengan, seribu cuman dapet lima biji. Pasar jadi sepi, orang-orang juga males kali belanja”,  Saya cuman nyengir doang dengerin si bibik yang emang bawel itu.</p>
<p>Dalam perjalanan ke kantor saya jadi kepikiran, iya yah, sekarang harga kok jadi menggila ? terutama untuk harga kebutuhan pokok, dan yang paling terasa kena imbas nya yah ibu-ibu rumah tangga, yang biasa masak tiap hari. Terus keliatannya pemerintah juga loyo, gak punya kekuatan menahan harga yang makin naik itu.</p>
<p>Saya jadi ngayal, enak juga yah kalau kita punya kebun sendiri yang bisa menyokong sebagian sayur mayur dan bumbu-bumbu yang biasa kita gunakan sehari-hari, jadi gak ngaruh dengan harga-harga yang melambung itu. Mau masak sayur daun pepaya tinggal petik di kebun, mau bikin sambel, tinggal petik deh rawit nya.</p>
<p>Di rumah ibu saya di Bogor, beliau juga menggunakan sudut kebunnya untuk menanam sayuran dan tanaman bumbu, tapi paling yang standar-standar aja seperti daun pandan (kayanya setiap rumah nanem pandan yah?? ), rawit ijo, daun kemangi, jeruk limo, tomat sayur, serai, kunyit,daun salam, jahe merah dan daun kucai. Yah kira-kira segitu deh yang saya ingat.</p>
<p>Saya jadi ingat dengan Ibu Wayan Rena yang punya Resort Kedisan Bali, sambil nemenin saya makan beliau cerita, “ Mbak Febi, sayur cah bayam yang mbak Febi makan ini hasil kebun sendiri, bawang merah dan cabe untuk sambel bali nya juga. Bawang merah hasil kebun saya besar-besar, enak sekali di buat sambal”. Sesudah itu saya di antar berkeliling kebun melihat sayuran  yang beliau tanam “ semua bebas zat kimia, benar-benar organik”. “ooooooh jadi ini toh rahasia awet muda ibu yang ramah ini” Pikir saya.</p>
<p>Saya juga ngeces-ngeces kalau nonton  Jamie at home nya Jimie Oliver, syirik liat kebunnya yang lengkaaaap banget, dan dia jago banget ngolah masakan dari hasil kebunnya itu, kayanya adaa aja yang bisa dia olah. Sampai sekarang, bayangan dia bikin jus stroberi hasil kebun masih terbayang-bayang dalam ingatan saya.  Misal nih yah, kita jadi tetangga Bang Oliver, terus pas kita masak eeeeeh ada bumbu yang kelupaan beli dan bumbu itu ternyata ada di kebon Bang Oliver, boleh gak yah minta sama dia ?? hihihi, kok saya jadi nyamain Jimie Oliver sama teh Ida tetangga sebelah yang selalu saya maintain belimbing wuluh nya kalau saya masak pindang yah.</p>
<p>Amin amin amin semoga Yang Maha Kuasa melimpahi saya rezeki yang berlimpah supaya bisa punya kebun impian ala Jimie Oliver, tapi untuk sekarang cukup di dalam pot dulu deh. Oh iya, ada yang tau gak dimana bisa beli tanaman mint ? enak juga buat campuran nge teh sore-sore.</p>
<p>Jakarta, 11 Maret 2008</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=19&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/kebun-impian-ala-jamie-oliver/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Suatu Minggu Di Kemang</title>
		<link>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/suatu-minggu-di-kemang/</link>
		<comments>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/suatu-minggu-di-kemang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 10:51:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>febee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Explore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ioflife.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Iseng-iseng lagi gak ada kerjaan di hari minggu, akhirnya di putuskan untuk keliling pertokoan di sekitaran Kemang buat memanjakan mata dan buat membuktikan bener gak sih toko-toko di kemang itu mahal-mahal ? dan ternyata harga-harga nya emang Aji gileee.. Warwick Kemang Timur &#8230; <a href="http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/suatu-minggu-di-kemang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=16&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Iseng-iseng lagi gak ada kerjaan di hari minggu, akhirnya di putuskan untuk keliling pertokoan di sekitaran Kemang buat memanjakan mata dan buat membuktikan bener gak sih toko-toko di kemang itu mahal-mahal ? dan ternyata harga-harga nya emang Aji gileee..</p>
<p><strong>Warwick<br />
</strong>Kemang Timur Raya 51-A<br />
Jakarta Selatan</p>
<p>Kebetulan saya lagi cari tempat tissue yang unik, jadilah tempat ini menjadi pilihan pertama untuk di sambangi, Pernak-pernik Warwick yang unik dan Indonesia banget memang menarik perhatian saya, ketika saya datang, pengunjung toko gak terlalu ramai, jadi bisa leluasa menikmati produk-produk Warwick yang terpajang.</p>
<p>Walaupun toko nya gak terlalu besar tapi mata serasa di manjakan melihat beraneka macam pernak-pernik yang tersedia, mulai dari sarung bantal, barang pecah belah, furniture, vas bunga, tas kepit, batik,semua di design dengan selera seni yang tinggi. Warwick sendiri berasal dari nama perancang berkebangsaan Australia,Warwick Purser yang juga sebagai pemilik. Bapak ini mempunyai keinginan yang patut di acungi jempol, yaitu ingin masyarakat Indonesia memiliki kebanggaan dalam menggunakan produk-produk dalam negeri “Buatan Indonesia”, terutama perlengkapan rumah.</p>
<p>Biasanya saya menemukan produk –produk Warwick di mal-mal besar di Jakarta dengan harga yang mahal, saya pikir dengan mendatangi langsung outlet nya harga tidak semahal di mal, tapi dugaan saya salah, harga nya tetep mahal. Walau begitu karena lagi ada diskon saya ketemu tempat tissue seharga Rp.120 ribu yang di diskon 20%, sumpit warna-warni Rp.10.000, table mate dengan corak yang unik Rp.25.000 kalau segitu harga masih aman kan buat dompet ?</p>
<p><strong>Batik Parang Kencana</strong><br />
Jalan Kemang Raya 81A<br />
Jakarta Selatan</p>
<p>Saya ingat kemaren nitip batik ke Arie yang lagi tugas ke Madura,belum tau batik itu mau di jait model apa. Dengan niat cari model batik saya mampir ke Batik Parang kencana, Memasuki galeri batik ini, kita di sambut oleh dua buah kain batik tulis berwarna hujau lumut yang di gantung melebar di dinding,mata serasa di manjakan dengan hamparan batik-batik cantik.</p>
<p>Kalau ada yang murah mau juga sih beli sepotong, tapi waktu liat harga-harga nya aduuuuh gak deh,cukup liat-liat aja,harga paling murah untuk sepotong blouse Rp.350 ribu,model-model nya juga gak ada yang saya suka, walau begitu saya sempat juga mencoba beberapa batik-batik mahal itu. Selain menjual baju dan kain, Parang kencana juga menjual batik-batik untuk keperluan rumah tangga seperti seprei,selimut dan sarung bantal.</p>
<p><strong>Kedaung</strong><br />
Jalan Kemang Raya No. 95E<br />
Jakarta Selatan</p>
<p>Niat nya udah lama kepingin mampir ke toko pecah belah ini, tapi setiap pulang kantor pasti udah tutup.  Bayangan saya toko kedaung di Kemang ini selengkap toko yang di Raden Saleh, tapi ternyata disini cuman outlet kecil aja, jadinya barang yang di panjang juga sedikit dan gak ada yang bagus (menurut saya lho).</p>
<p>Kalau di Raden salah kan besar banget tuh toko nya, rasanya puas banget belanja disana selain harga nya murah pilihannya juga banyak. Sebenar nya saya lagi nyari mangkok kotak kaya punya ibu kos yang katanya beli di kedaung, tapi pas di cari ternyata gak ada, sempet tergoda juga mau ambil satu set perlengkapan makan dengan gambar bunga mawar di tengah-tengah piring, keliatan manis dan  ringan (cara saya kalau milih barang pecah belah, berat apa gak), tapi gak jadi ambil karena pas liat gelas nya kok terlihat dangdut dengan gambar mawar merah nya itu. Akhirnya saya meninggalkan toko dengan tangan kosong.</p>
<p><strong>Toko Buku Serambi<br />
</strong>Jalan kemang timur Raya No.16<br />
Jakarta Selatan</p>
<p>Sebenar nya toko buku Serembi ini adalah kantor dari penerbit Serambi, tapi ada dua buah ruangan yang disediakan untuk men display buku-buku mereka oleh sebab itu maka semua buku-buku yang di jual di sini adalah khusus buku-buku terbitan penerbit Serambi.</p>
<p>Rasanya nyaman banget duduk di sofa empuk sambil baca buku setelah tour ke toko-toko, capek  jadi ilang (maunya sambil ngopi). Kebetulan siang itu tidak ada pengunjung yang lain, jadi berasa penguasa tempat. Penerbit Serambi adalah penerbit favorit saya karena bukunya bagus-bagus dan saya terlonjak bahagia karena setiap membeli buku di sini dapat diskon 20% dan di sini juga di jual buku-buku murah dengan harga Rp.10.000. Buku-buku dengan judul Anak-anak Langit  :Terrence Cheng, My Name Is Red : Orhan Pamuk, Samarkand : amin Maalouf, Janissary Tree : Jason Goodwin , Death Du Jour : Kathy Reichs akhirnya di bungkus bawa pulang, gak tau kapan sempet membaca semua buku-buku itu kebayang masih ada PR buat baca buku Gajahmada seri ke tiga III, IV dan V.</p>
<p><strong>Simoay Dan Es Teler H. Sugito</strong><br />
Jalan Darmawangsa, taman gajah</p>
<p>Walaupun sebelum jalan tadi makan siang dulu, tetep kegiatan keluar masuk toko membuat perut dan mulut geli-geli minta di isi. Udah dari kapan tau pengen mampir ke tenda es teler ini, penasaran karena setiap lewat sini selalu ramai, katanya sih Pak sugito ini jualan siomay dan es teler udah 20 tahun lebih dan sempat ngetop jadi tempat tongkrongan, tapi karena pindah tempat dagangannya gak seramai dulu.</p>
<p>Untuk seharga Rp.7000 per porsi es teller dan simoay inya saya bilang Enak. Es teller nya hanya terdiri dari alpokat  yang di kocok kasar di campur dengan susu kental manis, rasa manis nya pas dan potongan pokat nya juga banyak. Untuk siomay nya  rasa ikan tenggirinya terasa, bukan cuman rasa tepung doang, tapi sayang kuah kacang nya dikit dan masih perlu di tambahin kecap lagi. Rasanya saya mau mampir lagi ke tenda Siomay dan Es teller Darmawangsa ini.</p>
<p>Rencana nya tujuan terakhir mau ke salon Umode di jalan Wolter Monginsidi, tapi pas sampe depan salon parkiran penuh sesak, salah banget ke salon di hari minggu, akhirnya di putuskan untuk pulang ke kos melanjutkan baca buku. Kapan-kapan tour ke café-café di kemang yooook&#8230;</p>
<p>Jakarta,14 April 2008</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ioflife.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ioflife.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ioflife.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ioflife.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ioflife.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ioflife.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ioflife.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ioflife.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ioflife.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ioflife.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ioflife.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ioflife.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ioflife.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ioflife.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ioflife.wordpress.com&amp;blog=7973622&amp;post=16&amp;subd=ioflife&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ioflife.wordpress.com/2009/07/09/suatu-minggu-di-kemang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4925783288d8faccc1ed3716a1dc6f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">febee</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
